Banjir Negara Bagian AS Mengakibatkan Sebanyak 9 Orang Tewas Sedikitnya sembilan orang dilaporkan meninggal dunia akibat hujan deras yang melanda kawasan tenggara Amerika Serikat pada akhir pekan. Cuaca ekstrem ini mengakibatkan banjir besar yang merendam sejumlah jalan dan permukiman warga.
Gubernur Kentucky, Andy Beshear, mengonfirmasi bahwa delapan korban jiwa berasal dari wilayahnya dan memperingatkan kemungkinan bertambahnya jumlah korban. Dalam konferensi pers yang digelar pada Minggu (16/2), ia menegaskan bahwa upaya penyelamatan terus dilakukan di berbagai titik yang terdampak.
Ratusan warga yang terdampak, termasuk mereka yang terjebak di dalam kendaraan akibat banjir, telah dievakuasi oleh tim penyelamat. Beshear mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian dan tetap berada di tempat yang aman.
Banjir Negara Bagian AS 9 Orang Tewas
Sementara itu, satu korban lainnya berasal dari negara bagian Georgia. Seorang pria yang sedang berada di tempat tidurnya tewas tertimpa pohon tumbang akibat badai yang menghantam rumahnya.
Menurut laporan BBC yang dikutip pada Senin (17/2/2025), wilayah yang terdampak banjir meliputi Kentucky, Georgia, Alabama, Mississippi, Tennessee, Virginia, West Virginia, dan North Carolina. Sebagian besar dari negara bagian tersebut sebelumnya juga mengalami kerusakan signifikan akibat Badai Helene pada bulan September lalu.
Banjir yang melanda delapan negara bagian tersebut juga menyebabkan sekitar 400.000 rumah tangga mengalami pemadaman listrik pada Minggu sore (16/2), sebagaimana dilaporkan oleh poweroutage.us.
Sebagian besar korban jiwa dan kerusakan tercatat di Kentucky, termasuk seorang ibu dan anaknya yang berusia tujuh tahun, serta seorang pria berusia 73 tahun.
Berdasarkan data dari Badan Cuaca Nasional (NWS), beberapa wilayah di Kentucky mengalami curah hujan lebih dari 15 cm (6 inci), yang memicu meluapnya sungai serta menyebabkan banjir luas.
Kendaraan Terjebak dalam Banjir
Gambar-gambar yang beredar di media daring menunjukkan air sungai yang meluap dengan cepat, menenggelamkan kendaraan dalam genangan air yang mencapai ketinggian beberapa meter.
Gubernur Beshear melalui akun media sosial X menyatakan bahwa lebih dari 300 ruas jalan terpaksa ditutup akibat bencana ini.
Menurut laporan CBS News, Beshear juga telah mengajukan permohonan deklarasi darurat ke pemerintah federal untuk mendapatkan bantuan bencana dan pendanaan darurat.
Presiden Donald Trump menyetujui permohonan tersebut pada Minggu (16/2), memberikan wewenang kepada Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) untuk mengoordinasikan upaya bantuan bencana.
Pihak berwenang memperingatkan bahwa ancaman banjir masih belum sepenuhnya berlalu.
“Sungai-sungai masih terus meluap, dan situasi ini akan berlangsung selama beberapa waktu,” ujar Eric Gibson, Direktur Divisi Manajemen Darurat Kentucky, dalam pengarahan pada Minggu (16/2).
“Banyak wilayah masih dalam keadaan darurat banjir, dan dampaknya akan terasa dalam beberapa hari ke depan,” tambah Bob Oravec, peramal cuaca senior di NWS.
Di Obion County, Tennessee, hujan deras mengakibatkan jebolnya tanggul, menyebabkan banjir bandang yang melanda kawasan tersebut.
“Bagi siapa pun yang berada di daerah terdampak, segera cari tempat yang lebih tinggi! Ini adalah situasi yang mengancam nyawa,” tulis akun resmi NWS setempat di platform X.
Tanggul Jebol, Kota Rives Terendam Banjir
Kota Rives yang terletak di sepanjang Sungai Obion menjadi salah satu wilayah terdampak akibat jebolnya tanggul. Rekaman video yang beredar menunjukkan derasnya air banjir berwarna cokelat melintasi batu-batuan dan pepohonan, sementara tim penyelamat menggunakan perahu untuk mengevakuasi warga dari rumah-rumah yang terendam.
Gubernur Virginia Barat, Patrick Morrisey, mengumumkan status darurat di sepuluh wilayah pada Sabtu (15/2), dan menambahkan tiga wilayah lainnya dalam daftar tersebut pada Minggu (16/2).
“Saya meminta seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati,” kata Morrisey melalui media sosial X.
Kristi Noem, pejabat baru Departemen Keamanan Dalam Negeri, menyatakan bahwa ia telah berkomunikasi dengan Gubernur Beshear dan Morrisey terkait langkah-langkah penanganan bencana. Ia juga menghubungi Gubernur Tennessee, Bill Lee, serta Gubernur Alabama, Kay Ivey, untuk menawarkan bantuan darurat.