Pria Dibakar Anak Kandung

Pria Dibakar Anak Kandung Pakai Bensin Dimedan Sumatera Utara

Pria Dibakar Anak Kandung Pakai Bensin Dimedan Sumatera Utara Seorang pria di Kota Medan, bernama Aswar (49), mengalami luka bakar serius setelah disiram bensin dan dibakar oleh anaknya sendiri, M Alfian, yang berprofesi sebagai pedagang sate. Insiden tragis ini menyebabkan korban menderita luka bakar hingga 80 persen.

“Saat ini korban mengalami luka bakar yang mencapai 80 persen,” ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Riffi Noor Faizal, saat dikonfirmasi, Jumat (14/2/2025).

Riffi menambahkan bahwa korban saat ini masih menjalani perawatan di sebuah klinik akibat luka yang dideritanya. “Korban masih dirawat di klinik untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” jelasnya.

Pria Dibakar Anak Kandung Pakai Bensin

Tukang Sate di Medan Bakar Ayahnya gegara Curiga Dagangannya Diguna-guna

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian ini berawal dari dugaan pelaku yang meyakini bahwa korban telah mengguna-guna dagangannya sehingga usahanya tidak laku. Insiden tersebut terjadi di rumah korban yang juga dihuni oleh pelaku, berlokasi di Jalan Platina, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli, pada Rabu (12/2/2025).

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, korban sempat menawarkan diri untuk mengantar pelaku bekerja. Namun, ajakan tersebut ditanggapi dengan penuh emosi oleh pelaku.

“Pelaku menolak tawaran tersebut dan menuduh korban serta ibunya berpura-pura bersikap baik kepadanya, padahal ia meyakini bahwa ayahnya telah mengguna-gunai dirinya agar jualannya tidak laku,” ungkap Janton, Jumat.

Setelah itu, pelaku bergerak ke arah pintu depan dan menguncinya dari dalam. Ia kemudian menuju kamarnya untuk mengambil bensin. Dengan cepat, pelaku menyiramkan bensin ke ruang tamu dan menyulut api.

“Kobaran api dengan cepat menyambar tubuh korban, menyebabkan luka bakar yang hampir mengenai seluruh bagian tubuhnya,” tambahnya.

Tindakan Kepolisian dan Penangkapan Pelaku

Mengetahui kejadian tersebut, pihak keluarga segera melaporkan insiden itu ke Polres Pelabuhan Belawan. Kepolisian pun segera bertindak dan berhasil menangkap pelaku dalam waktu singkat. Namun, saat hendak dibawa ke kantor polisi, pelaku melakukan perlawanan sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menembak kaki pelaku.

Pelaku berhasil diamankan oleh Bhabinkamtibmas Titi Papan yang kemudian berkoordinasi dengan Unit PPA Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan. Namun, dalam perjalanan menuju kantor polisi, pelaku berusaha melawan petugas, sehingga diberikan tindakan tegas dan terukur,” jelas Janton.

Setelah diamankan, pelaku mengakui perbuatannya. Dalam pemeriksaan, ia mengungkapkan bahwa aksinya dilakukan karena dipicu oleh emosi yang tidak terkendali.

“Pelaku mengaku bahwa tindakan ini dilakukan dalam kondisi emosi dan hilang kendali. Ia juga menyatakan bahwa botol bensin yang digunakan dibeli di daerah Marelan, namun ia tidak ingat lokasi pasti tempat pembeliannya,” pungkasnya.

Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pihak kepolisian, terutama dalam menangani kasus kekerasan dalam keluarga yang berujung pada tindakan kriminal. Pihak berwenang akan memastikan proses hukum terhadap pelaku berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku, guna memberikan keadilan bagi korban serta mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Pria Dibakar Anak Kandung Pakai Bensin di Medan Alami Luka 80 Persen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

saya bukan robot *Time limit exceeded. Please complete the captcha once again.

Back To Top